MODUL 2.1 PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI.
Pertanyaan Pemantik untuk Pembelajaran 1:
Bagaimana seorang guru dapat mengelola kelas dan memenuhi
kebutuhan belajar murid-muridnya yang berbeda-beda?
“Anak-anak
hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan
menuntun tumbuhnya kodrat itu.”
(Ki Hajar
Dewantara)
Dalam menyelenggarakan pembelajaran di kelas yang optimal seorang guru harus memperhatikan banyak hal. Salah satunya adalah kebutuhan belajar setiap murid di kelas yang tentunya berbeda-beda. Keragaman murid-murid dikelas merupakan tantangan besar bagi saya. Karakter, bakat, minat yang berbeda disinilah yang harus benar-benar dipahami. Apalagi saya seorang guru mata pelajaran Bahasa Inggris yang mengajar 4 jam pelajaran dalam satu minggu setiap kelasnya. Hal itu menjadi tantangan bagi saya untuk dapat mengenali karakteristik setiap murid. Dari karakteristik yang berbeda-beda saya menghargai keberagaman itu.
Bayangkanlah kelas yang
saat ini Anda ampu dengan segala keragaman murid-murid Anda.
Setiap murid sesuai kodratnya
memiliki karakteristik yang berbeda, bakat, minat, karakter, fisik dll. Dengan adanya
perbedaan tersebut saya akan terus belajar memahami mereka. Saya mengajar di
salah satu SMP Negeri yang muridnya berasal dari berbagai daerah, ada yang dari
kota, desa bahkan dari daerah pegunungan. Dilihat dari asal tempat tinggalnya
saja sudah berbeda lingkungannya. Kalau dilihat dari latar belakang keluarganya
juga berbeda-beda, ada yang orangtuanya sangat memperhatikan belajarnya ada
pula yang acuh karena mereka sibuk bekerja diluar kota/negeri. Dari situlah
maka saya sebagai guru harus siap menghadapi keragaman tersebut.
Apa yang telah Anda lakukan
untuk melayani kemampuan murid yang berbeda?
Diawal tahun ajaran baru saya
biasanya melakukan tes diagnostic untuk mengetahui profil belajarnya. Saya juga
melakukan tes diagnostic sebelum pembelajaran untuk mengetahui kemampuan awal
murid saya. Selain itu melalui komunikasi langsung dengan murid untuk
mengetahui bakat dan minatnya sehingga dapat memetakan kebutuhan dasar murid.
Apa yang Anda lakukan untuk membuat
proses pembelajaran menjadi lebih mudah untuk murid Anda?
Melaksanakan pembelajaran yang
berpihak pada murid, menerapkan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan.
Saya berusaha merancang pembelajaran dengan metode bermain, berkelompok dan
menerapkan beberapa model pembelajaran yang bervariasi. Dan sekarang sedang
berusaha memperkaya literasi mengenai pembelajaran yang berdiferensiasi.
Apakah ada perlakuan yang berbeda yang Anda
lakukan?
Ya.
Saya memperlakukan murid saya sesuai dengan keadaan dirinya. Sebagai contoh ada
murid yang lambat dalam berfikir maka saya akan menuntun secara khusus, namun
bagi murid yang memiliki kecerdasan tinggi maka dengan sedikit penjelasan sudah
dapat mereka pahami.
Sebutkan tantangan-tantangan yang Anda hadapi
dalam proses pembelajaran di kelas yang disebabkan oleh keragaman murid-murid
Anda tersebut?
Tantangan
yang saya hadapi saya harus menyiapkan perencanaan yang baik sebelum memasuki
kelas, hal itu jelas akan membutuhkan waktu yang cukup, sementara tugas guru
selain menuntun murid-murid ada juga tugas tambahan dari sekolah yang terkadang
membutuhkan pemikiran dan pembagian waktu yang maksimal. Selain itu sebagai
tantangan bagi saya yaitu ketika membimbing murid yang lambat pasti akan
membutuhkan waktu yang lama dikelas dibandingkan dengan murid lain yang memiliki
kecerdasan diatas.
Tindakan-tindakan apa yang
telah Anda lakukan untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut?
Managemen waktu
harus dapat terorganisir dengan baik. Saya memanfaatkan waktu istirahat untuk
mencari materi dari sumber lain yang saya anggap menarik untuk dipraktikan. Selain
itu saya akan memberikan tugas tambahan berupa soal minimal 1 nomor dengan
materi yang sama kepada murid yang lambat dengan tujuan supaya mereka akan
mencoba dengan kemandirian mereka dan sebagai bahan evaluasi tingkat
ketercapaian pemahaman murid.
Menurut Anda, untuk mengakomodasi tantangan
yang terkait dengan keragaman murid tersebut, bagaimana seharusnya pembelajaran
itu dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi?
Pembelajaran
dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mengakomodir kebutuhan murid yang
beragam. Untuk mengukur tingkat keberhasilan maka selalu menganalisis dan
mengevaluasi pembelajaran yang sudah dilakukan serta melakukan refleksi dan
tindak lanjut untuk perbaikan.
